Pengertian Domain dan Hosting di Website


Website merupakan salah satu layanan internel yang selalu digunakan untuk membagikan segala informasi-informasi yang ada sesuai tema dari website tersebut. Website adalah ibarat dari sebuah rumah, toko, atau kantor atau juga penyedia sesuatu yang memiliki alamat tetap, mempunyai fisik bangunannya, dan mempunyai isi berupa masing-masing ruang-ruang, peralatan, dan perabotan agar orang bisa beraktivitas di dalamnya.
Domain dan Hosting di Website
Definisi Domain dan Hosting

Seperti pada website, domain diibaratkan sebagai alamatnya dan hosting diibaratkan sebagai fisik bangunannya, dan desain juga aplikasi-aplikasi didalamnya sebagai isinya. Penjelasan mengenai Nama Domain dan Web Hosting kami jelaskan dibawah ini.


Nama Domain

Nama Domain (domain name) diibaratkan alamat internet. Seperti contoh Google.com, Yahoo.com, Bing.com, Facebook.com, dan lain-lain. Dan jika anda ingin mengakses website anda sendiri, anda harus tau nama domain anda sendiri.

Fungsi domain sendiri adalah untuk mempermudah pengalamatan di Media Internet, menggantikan alamat dalam bentuk deretan angka (IP Address) yang sulit diingat. Nama domain sendiri besifat unik, dan harus ada satu nama domain dalam internet yang boleh dipakai tidak boleh ada dua nama domain pada dua website atau lebih. Jadi maksudnya jangan memakai nama domain Facebook.com pada website karena sudah ada yang menggunakan domain tersebut.

Untuk memperoleh nama domain sendiri anda tidak perlu ada keahlian khusus. Jadi anda bisa mudah mendapatkannya secara gratis maupun dengan cara berbayar. Domain gratis anda bisa peroleh dengan cara membuat blog gratis seperti pada layanan di situs blogger.com, wordpress.com dan lain-lain. Dan untuk mendapatkan domain berbayar anda harus mempunyai blog gratis seperti tadi, dan mengubah domain dari namasitus.blogspot.com menjadi namasitus.com atau namasitus.net, ke layanan penyedia domain berbayar. Cara pembayarannya juga cukup mudah, bisa lewat transfer bank dan harganya juga cukup terjangkau juga pembayarannya dihitung pertahun.

Jika anda adalah pelajar, domain gratis sangat cocok bagi anda untuk membuat website personal. Namun susunan alamat domain tersebut sangat panjang dan kadang sulit untuk dihapal dan mempunyai kesan tidak profesional.

Akan tetapi nama domain berbayar sangat cocok bagi anda untuk mengembangkan bisnis atau perusahaan dengan website profesional. Untuk memilikinya, seperti tadi anda harus memperolehnya dengan berbayar melalui situs penyedia domain dan domain tersebut dapat disebut juga dengan Top Level Domain "TLD". Secara umum nama domain utama yang digunakan ada dua, yaitu gTLD dan ccTLD yang masing-masing dapat anda tengarai dari akhiran dot di susunan nama domain.

Syarat Dan Tips Ampuh Untuk Menjadi Publiser Adsense Google Pada Blog


Generic Top Level Domain (gTLD)

gTLD merupakan domain utama yang biasanya menggunakan kode akhiran tiga huruf. Kode ini awalnya untuk menunjukan fungsi penggunaannya, tetapi kini sebagian sudah tidak demikian karena dapat dimiliki siapa saja tanpa syarat. Seperti contoh : ".com" (komersial), ".net"(institusi internet), dan ".org"(organisasi). Lalu ada juga domain yang masih terbatas kepemilikannya yaitu : ".mil"(militer), ".gov"(pemerintah), dan ".edu"(edukasi).


Country Code Top Level Domain (ccTLD)

ccTLD adalah merupakan domain utama yang disediakan bagi negara di Dunia. Contoh akhiran domainnya : ".id"(indonesia), ".uk"(ukraina), ".jp"(jepang), ".fr"(francis) dan lain-lain.

Untuk domain ccTLD sendiri bisa dibagi sesuai fungsinya, atau gabungan dari ccTLD dengan gTLD. Contohnya : ".co.id"(perusahaan), ".or.id"(organisasi), dan ".go.id"(pemerintah). Untuk mendapatkan nama domain ccTLD ".id" anda harus menyerahkan bukti diri pribadi : "KTP/SIM/Paspor" dan anda mengharuskan penyerahan bukti "SIUP/TDP" dan Akte Notaris.

Nama domain berbayar, perhitungan pembayarannya seperti tadi dihitung pertahun. Jika anda mendaftarkan sebuah nama domain, maka nama domain tersebut tetap menjadi milik anda selama anda terus melakukan perpanjang sewanya. Dan jika domain anda sudah habis masa aktifnya, juga anda tidak melakukan perpanjang pada penyewaannya, domain tersebut dapat lepas ke umum dan bisa didaftarkan atau dimiliki oleh orang lain.

Aturan dasar untuk menggunakan nama domain yang harus anda pahami adalah sebagai berikut :
  • Nama domain bebas menggunakan huruf kapital atau huruf normal. Contoh, jika anda menggunakan nama domain NAMADOMAIN.com, akan sama saja dengan Namadomain.com, atau namadomain.com.
  • Dalam penggunaanya hanya boleh menggunakan karakter alpha-numeric atau abjad, angka "0-9, A-Z", dan tanda sambung strip atau minus (-).
  • Jika anda menggunakan tanda sambung (-), angka (0-9), anda tidak boleh menempatkanya pada awal nama domain atau akhir nama domain, harus ditempatkan pada bagian tengah.
  • Panjang maksimal nama domain adalah 63 karakter, tidak termasuk 4 karakter pada TLD (.com, .net, .org, .id).

Web Hosting

Web Hosting diibaratkan fisik bangunan untuk website. Disini anda dapat menempatkan file-file hasil desain web agar dapat di akses internet. Penyedia layanan web hosting adalah perusahaan yang mempunyai komputer server di internet. Dalam server berjalan berbagai program komputer, termasuk program web server yang memungkinkan desain website anda bisa diakses di internet. Layanan web hosting menawarkan layanannya dengan cara membagi sumber daya pada servernya, seperti hard disk, memori, brandwidth jaringan.

Untuk menggunakan layanan web hosting, ada beberapa alternatif cara untuk mendapatkannya. Berikut beberapa jenis model layanan hosting yang bisa anda pilih, yaitu :


Free Hosting

Free Hosting, yaitu layanan hosting gratis. Mendapatkannya anda hanya cukup mendaftarkan diri dan menempatkan file web anda di server. Layanan hosting gratis ini biasanya menawarkan sub domain untuk alamat web anda jika anda belum memiliki nama domain sendiri. Contohnya layanan hosting gratis : Weebly.com, Webs.com, dan IDHostinger.com. Namun penyedia layanan hosting gratis ini umumnya membatasi pemakaian sumber daya dan selain itu juga mereka harus menyisipkan iklan pada halaman website sebagai balas jasa.


Shared Hosting

Shared Hosting, adalah layanan hosting berbayar yang paling murah. Penyedia hosting mengkapling-kapling sebuah server dan sumber dayanya, sehingga dapat dipakai bersama-sama oleh ratusan website. Penggunaannya cukup memiliki paket "kapling" yang sudah disediakan, contohnya dengan memori penyimpanan tertentu "10 MB, 50 MB, atau 100 MB". Sumber dayanya bisa dipakai bersama, dan cocok untuk website rintisan. Layanan ini tidak cocok untuk website yang pengunjungnya ramai hingga ribuan pengunjung per-hari.


Reseller Hosting

Reseller Hosting, adalah layanan "makelar" hosting. Layanan ini sebenarnya bukan pengelola server, melainkan konsumen yang menjadi perpanjang tangan dari penyedia hosting lain. Reseller diberi kewenangan untuk menjual kembali, membuat paket-paket, dan menggunakan nama atau merek sendiri untuk layanannya. Reseller umumnya menyewa hosting paket besar, lalu mengkaplingnya seperti layanan shared hosting.


VPS Hosting

VPS Hosting, yaitu layanan hosting berbayar yang lebih mahal dibandingkan shared hosting. Harga sewanya berkisar sampai puluhan sampai ratusan ribu rupiah perbulan. Secara teknis, penyedia layanan membagi sumber daya sebuah server menjadi beberapa server virtual. VPS dibatasi hanya untuk beberapa pelanggan saja agar performa tiap server virtual bisa terjaga.

Perbedaan paket dan harga layanan VPS terletak pada berapa besar ruang atau kapasitas memori hard disk, bandwidth, jumlah Core CPU, alokasi memori, jumlah IP address, dan lain-lain. Pelangan VPS sendiri bisa mendapatkan hak akses sebagai root (administrator), bisa memilih sistem operasi, menginstal aplikasi sendiri, dan bisa menggunakan hosting untuk beberapa website sekaligus. Artinya pelanggan seakan-akan memiliki server sendiri.


Cloud Hosting

Cloud Hosting adalah layanan perluasan dari model VPS, dan penyedia layanan menggabungkan sumber daya beberapa server, lalu membagikannya kembali menjadi beberapa server virtual.

Kelebihan dari layanan ini terletak dari keamanan data dan kelancaran layanan pada website. Jika salah satu server mengalami gangguan, website anda masih dapat diakses dan masih bisa berjalan dengan normal. Beda dengan layanan hosting yang hanya menggunakan satu server, jika ada masalah gangguan maka secara otomatis website juga akan ikut bermasalah dan tidak dapat diakses dengan normal.

Dedicated Hosting

Dedicated Hosting adalah layanan hosting berbayar yang mahal. Penyedia juga menyewakan sebuah server hanya keada seorang pelanggan saja. Pelanggan secara penuh dapat menggunakan server dan sumber daya untuk kebutuhan sendiri, seakan-akan menjadi pemilik server. Jenis layanan hosting ini hanya cocok untuk website institusi dan organisasi bersekala besar yang ingin mengelola server sendiri tanpa harus berinvestasi membei server.


Colocation Hosting

Colocation Hosting meruapakn layanan hosting berbayar paling mahal dibanding dengan Dedicated Hosting. Layanan ini hanya menyediakan infrastruktur dan prasarana pendukung. Pelanggan harus menyediakan komputer server sendiri.

Layanan ini hanya memberikan tempat, sumber daya listrik, pelengkapan jaringan, koneksi internet, serta jasa keamanan juga perawatan server. Pelanggan juga bisa menugaskan seseorang untuk merawat server di data center, memperbaiki kerusakan, dan melakukan tugas lain sebagainya. Penyedia layanan ini hanya cocok bagi pelanggan institusi dan organisasi besar.

Setelah anda membeli layanan nama domain dan hosting, anda harus menunggu beberapa saat. Informasi domain name server (DNS) anda akan disebarkan terlebih dahulu ke seluruh server DNS di jaringan internet. Proses ini dinamakan dengan Domain Propagation. Proses ini akan memakan waktu beberapa jam saja, juga bisa sampai dua hari lamanya. Jika anda hanya menyewa domain saja biasanya hanya memakan beberapa jam. Tatapi jika anda akan memindahkan pada domain hosting lama ke domain hosting baru bisa memakan waktu dua hari. Karena cache informasi DNS anda masih belum diperbaharui oleh sebagian server DNS di jaringan internet.

Setelah domain anda terhubung ke web hosting, alamat web anda juga bisa diakses di internet menggunakan browser, dan tentunya dengan tampilan halaman website default dari hosting anda. Anda bisa meng-upload berbagai file-file desain website anda sendiri ke layanan hosting, dan hasilnya akan tampil saat website anda diakses di internet.


No comments:

Sebelum menuliskan komentar, Anda harus baca syarat dibawah ini :
1. Tidak diperbolehkan menaruh link aktif,
2. Tidak boleh ada unsur huru hara dan pornograpi,
3. Jika membuat spam, komentar Anda akan dihapus, dan
4. Silahkan bertanya dan berbagi pikiran dengan kalimat yang baik dan membangun.

AK NEW SITE. Powered by Blogger.