Pengertian Metadata dan Kegunaanya


Metadata adalah suatu kode HTML yang disisipkan pada bagian kepada <head> disebuah website, yang berguna untuk dapat diakses oleh web browser, dan mempermudah mesin telusur mengakses semua informasi halaman web itu sendiri.
Metadata dan Kegunaannya
Metadata dan Fungsinya

Fungsi dari metadata sendiri dibagi dua menurut saya, yaitu :
  • Menjelaskan informasi halaman website,
  • Mempermudah mesin telusur mengakses kata kunci laman website.
Untuk memahami lebih jelas dari penggunaan tag-tag metadata, berikut sebagian dari contoh kodenya pada bagian elemen head :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<base href='http:///www.namawebsite.blogspot.com/'>
<meta charset=UTF-8'>
<meta name=description' content='desripsi halaman ini'>
<meta name='keywords' content='html, website, blogger, tutorial'>
<meta name='author' content='Nama Penulis'>
<link rel='stylesheet' href='desain.css'>
<link rel='icon' href='favicon.ico'>
<style>
body {background:#333;}
</style>
</head>
<body>
isi dari halaman website
</body>
</html>

Dan berikut mengenai penjelasan dan fungsi dari tag-tag metadata, yaitu :

HEAD

Head adalah elemen utama sebagai tempat mendefinisikan sejumlah metadata untuk memberikan informasi umum mengenai dokumen ini. Head bersifat wajib dan hanya boleh dipakai sekali saja dalam sebuah dokumen.

BASE

Base adalah elemen yang berfungsi untuk mendefinisikan URL dasar bagi seluruh URL relative yang ada di halaman web. Tag ini merupakakn tag yang tunggal, sifatnya opsional. Disarankan setelah tag pembuka HEAD.

Melalui tag Base, kamu tidak perlu menulis secaa lengkap url-url internal di halaman website. Seperti contoh url http://namawebsite.com/ ditetapkan sebagai url dasar, jadi pada tag lain seperti "link", kamu cukup menuliskan lokasi file desain.css dan file favicon.ico.

Jika anda tidak menggunakan tag BASE, anda harus menuliskan URL secara lengkap, contoh : http://www.namawebsite.com/desain.css dan http://www.namawebsite.com/favicon.ico.

TITLE

Tag title berfungsi untuk mendefinisikan judul dokumen di browser. Kamu hanya boleh mengisikan teks saja pada tag ini. Tag ini juga sangat berpengaruh terhadap SEO dan juga harus selalu dipakai pada sebuah website.

META

Meta adalah berfungsi untuk mendefinisikan metadata tambahan yang tidak bisa diwakili oleh tag metadata lainnya. Contohnya tag TITLE dan BASE.

Beberapa atribut untuk tag Meta yang bisa kamu sisipkan kedalamnya. Minimal kamu harus mengisikan meta charset dan description.

LINK

Tag Link adalah untuk mendefinisikan kaitan antara dokumen ini dengan file lain. Penulisannya disertai dengan rel untuk menyebutkan jenis kaitan dan atribut href untuk nilai  URL file yang dituju.

Tag Link ini digunakan untuk merujuk file CSS dan file gambar ICO, bisa juga untuk file JS serta untuk merujukan file internal dari halaman diluar website.

STYLE

Style berguna untuk mendefinisikan pemformatan halaman web menggunakan CSS secara inline. Kode style ditulis langsung dan menjadi bagian dari dokumen. Pada contoh ini bisa dipakai untuk mengatur warna latar halaman web, desain web, dan lain-lain.

SCRIPT

Script adalah tag yang berfungsi untuk membuat atau menyisipkan file-file atau kode javascript. Javascript itu sendiri adalah sebagai pelengkap dari sebuah website modern.

Jadi tag-tag di atas adalah suatu keharusan pada sebuah website. Dan jika tidak diterapkan metadata disebuah web, maka web tersebut tidak akan bekerja dengan baik.

Di bawah ini adalah atribut yang bisa disisipkan pada tag META beserta penjelasannya :

CHARSET

Charset adalah untuk mendefinisikan character encoding bagi dokumen. Nilai yang digunakan umumnya UTF-8 atau iSO-8859-1.

NAME CONTENT

Name dan content adalah atribut name untuk mendefinisikan namanya. Sedangkan atribut content untuk mendefinisikan nilainya. Nilai yang ditulis dalam bentuk teks. Adapun namanya beragam, yang lazim dipakai, contohnya : "description untuk descripsi sebuah halaman, keyword untuk daftar kata kunci, dan author untuk nama pembuat dokumen".

HTTP-EQUIV / CONTENT

Http-Equiv dan Content yaitu untuk mendifinisikan petunjuk tertentu pada web browser terkait pemrosesan dokumen. Nilai ditulis dalam bentuk teks. Adapun nama atributnya beragam, yang lazim dipakai antara lain yaitu : "refresh untuk memuat ulang halaman setiap sekian detik, X-UA-Compatible untuk menetapkan batasan versi browser untuk merender dokumen, Cache-Control untuk mengatur cara browser dalam menyimpan cache dokumen".

Dalam penggunaan metadata, atribut banyak sekali jenisnya yang bisa digunakan pada atribut name dan http-equiv. Pada kedua nama atribut tersebut sebenarnya dianggap tidak baku oleh W3C. Karena secara teknis orang dapat membuat nama sendiri untuk atribut name dan http-equiv. Hanya atribut terdaptar saja yang dijadikan sebagai standar oleh W3C.

Dan, atribut tidak wajib menggunakan semua atribut name dan http-equiv. Hanya beberapa atribut yang penting saja yang akan penulis sertakan di dalam contoh-contoh pembahasan buku.


No comments:

Sebelum menuliskan komentar, Anda harus baca syarat dibawah ini :
1. Tidak diperbolehkan menaruh link aktif,
2. Tidak boleh ada unsur huru hara dan pornograpi,
3. Jika membuat spam, komentar Anda akan dihapus, dan
4. Silahkan bertanya dan berbagi pikiran dengan kalimat yang baik dan membangun.

AK NEW SITE. Powered by Blogger.